Berita

5 Hal yang Terjadi pada Tubuh Ketika Sering Marah

×

5 Hal yang Terjadi pada Tubuh Ketika Sering Marah

Share this article


Marah membuat perasaan kita tidak nyaman. Tidak hanya itu, marah berlebihan atau terlalu lama juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan, lho!

Menurut American Psychological Association (APA), ketika emosi atau rasa marah terus terjadi dan berlangsung terlalu lama, bisa menimbulkan efek yang mengganggu bagi kesehatan tubuh.

Penasaran? Berikut efek yang ditimbulkan terhadap tubuh saat kita sering marah! 

1. Berdampak pada Kesehatan Jantung

Berdampak pada kesehatan jantung/Foto:freepik.com/jcomp

Dilansir dari Everyday Health, kemarahan memicu tubuh melepaskan hormon stres yang lama-kelamaan akan berdampak buruk pada kesehatan jantung.

Kemarahan mengakibatkan perubahan pada jantung yang memperburuk kemampuan otot untuk memompa darah, yang menyebabkan tekanan darah tinggi.

Hal ini bisa meningkatkan risiko komplikasi seperti serangan jantung, stroke, dan sindrom metabolik.

 

2. Mengganggu Pencernaan

Mengganggu pencernaan/Foto:freepik.com/8photo

Berdasarkan penelitian dari Clinics and Practice, otak dan usus saling memengaruhi. Salah satu fungsi saraf otonom kita adalah membantu mengatur pencernaan.

Stres pada tubuh bisa menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan pada saluran pencernaan, seperti sakit perut dan diare.

 

3. Mengganggu Tidur

Mengganggu Tidur/Foto:freepik.com/freepik

Orang yang sulit mengendalikan amarahnya mengalami kualitas tidur yang lebih buruk. Ada korelasi antara tingkat kemarahan yang lebih tinggi dan gangguan tidur.

Tingkat kemarahan yang sedang hingga tinggi secara signifikan dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan tidur sebesar 40 hingga 70 persen pada orang dewasa.

 

4. Mengganggu Kesehatan Mental

Mengganggu kesehatan mental/Foto:freepik.com/stockking

Kemarahan sering kali meningkatkan gangguan emosional, seperti kecemasan dan depresi. Kemarahan yang berkepanjangan juga bisa memengaruhi konsentrasi dan pola pikir kita. 

Manusia merupakan makhluk sosial dan kita membutuhkan hubungan sosial untuk berkembang, Kemarahan dapat memicu kata-kata kasar yang tidak menyenangkan atau bahkan perilaku kekerasan. 


5. Berkurangnya Fungsi Paru-paru

Berkurangnya fungsi paru-paru/Foto:freepik.com/jcomp

Salah satu efek fisik ketika marah adalah napas yang cepat dan dangkal. Selain itu, emosi tertentu juga dapat berdampak pada kesehatan paru-paru secara keseluruhan.

Sehingga emosi yang kuat seperti kemarahan adalah pemicu umum serangan asma, terutama bagi mereka yang rentan. 

 ***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di lumpkinsjail? Yuk, gabung ke komunitas pembaca lumpkinsjail, Lumpkinsjail.org.


(naq/naq)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *