Berita

11 Makanan Khas Musim Semi di Jepang yang Tak Boleh Kamu Lewatkan, Semuanya Bercita Rasa Lezat!

×

11 Makanan Khas Musim Semi di Jepang yang Tak Boleh Kamu Lewatkan, Semuanya Bercita Rasa Lezat!

Share this article


Kebanyakan orang Jepang sangat menyukai musim semi. Saat bunga mulai bermekaran, masyarakat Jepang punya sebuah tradisi yang disebut “Hanami”, yang berarti melihat bunga sakura. Biasanya, masyarakat Jepang akan berpiknik di bawah pohon sakura sambil menikmati suasana musim semi yang indah nan sejuk.

Selain menikmati keindahan bunga, beragam jenis makanan dan kue-kue tradisional juga turut menjadi bagian dari perayaan musim semi yang jatuh setiap Maret hingga Mei. Berbagai makanan dengan rasa bunga sakura bisa menjadi kuliner yang menarik untuk dicoba.

Melansir dari Tokyo Cheapo, berikut beberapa makanan khas musim semi di Jepang yang wajib Beauties cicipi saat berkunjung ke sana. Apa saja? Simak!

1. Sakura Mochi

Sakura mochi/ Foto: Pinterest.com/justonecookbook

Saat musim semi tiba, berbagai macam makanan dengan rasa bunga sakura sangat mudah ditemukan di Jepang. Salah satu jenis olahan bunga sakura yang populer saat musim semi adalah mochi sakura.

Yup, sesuai namanya, mochi ini berwarna merah muda mirip seperti bunga sakura. Isian di dalamnya berupa pasta kacang merah dan dibungkus dengan daun sakura yang sudah difermentasi. Perpaduan antara rasa manis, gurih dan sedikit asin, serta tekstur kenyal dari kue ini terasa begitu menyenangkan di lidah.

Tak heran kalau mochi sakura disebut sebagai makanan spesial saat musim semi. Bahkan, jadi salah satu makanan yang wajib dibawa saat berpiknik di bawah pohon sakura.

2. Ichigo Daifuku

Ichigo daifuku/ Foto: Pinterest.com/muchbutter

Umumnya, buah stroberi dengan kualitas terbaik dan manis cenderung dipanen pada bulan Desember hingga Mei, bertepatan dengan musim semi di Jepang. Nggak heran kalau banyak olahan menggunakan stroberi yang manis sebagai bahan utamanya, salah satunya adalah ichigo daifuku.

Kudapan manis ini terbuat dari beras ketan yang diisi dengan pasta kacang merah, serta buah stroberi utuh di dalamnya. Perpaduan antara kulit mochi yang kenyal, bercampur dengan rasa manis dari pasta kacang merah dan stroberi yang menyegarkan terasa begitu nikmat di setiap gigitannya.

Makanan ini mudah ditemukan di berbagai supermarket di Jepang, terutama di musim semi, lalu dinikmati selama Festival Hanami ini.

3. Hanami Dango

Hanami dango/ Foto: Pinterest.com/okonomikitchen

Di Jepang, dango sering kali disajikan pada acara-acara khusus seperti perayaan Hanami, yaitu tradisi melihat mekarnya bunga sakura. Dango sendiri merupakan sejenis camilan ringan yang terbuat dari tepung beras yang memiliki tiga warna berbeda, dengan rasa manis.

Masing-masing warna memiliki arti yang berbeda-beda. Merah muda mengartikan kuncup bunga sakura, putih untuk bunga yang sedang mekar, dan hijau untuk daun yang mekar setelah pembungaan selesai.

Uniknya, camilan ini disajikan dengan menusukkan beberapa buah hanami dango pada tusukan sate. Masyarakat Jepang biasa membawanya saat piknik bersama keluarga atau sahabat sambil menikmati keindahan bunga sakura yang bermekaran.

4. Sakura Taiyaki

Sakura taiyaki/ Foto: Pinterest.com

Pastinya kamu sudah tidak asing dengan jajanan yang satu ini. Kudapan manis sejenis waffle yang dicetak dengan bentuk mirip seperti ikan tai, yakni sejenis ikan yang dipercaya dapat membawa keberuntungan oleh masyarakat Jepang.

Meski namanya ‘taiyaki’ yang berarti “ikan tai panggang”, makanan ini rupanya tidak terbuat dari ikan tersebut, lho. Melainkan menggunakan adonan tepung terigu yang diisi pasta kacang merah yang manis di dalamnya.

Saat musim semi tiba, Beauties bisa mencicipi taiyaki berwarna merah muda yang cantik bak bunga sakura. Camilan ini terasa begitu enak dinikmati selagi masih hangat, serta ditemani secangkir teh. Dijamin nikmat!

5. Takenoko

Takenoko/ Foto: Pinterest.com/justonecookbook

Berkunjung ke Jepang, Beauties wajib mencoba salah satu bahan makanan yang populer satu ini. Takenoko atau dikenal dengan rebung banyak dipanen saat musim semi, yaitu sekitar bulan Maret hingga Mei.

Untuk mengolahnya, rebung yang baru dipanen dari pohon bambu biasanya dibersihkan terlebih dahulu, kemudian diiris tipis, dan direbus dalam air mendidih untuk menghilangkan rasa pahit dan gatal dari bambu muda ini.

Selain itu, Beauties juga bisa mencoba olahan rebung yang tak kalah enak, yaitu Takenoko Gohan (nasi bambu). Makanan tersebut berupa nasi putih hangat dengan rebung yang telah direbus, serta dicampur dengan kecap asin. Sayangnya, makanan ini tidak disarankan untuk dikonsumsi bayi.


6. Tai (Sea Bream)

Ikan Tai (Sea Bream)/ Foto: Justonecookbook.com

Tai merupakan jenis ikan tawar yang banyak bertelur pada bulan Mei, yang berarti bertepatan dengan musim semi. Beauties akan melihatnya bermunculan di kios ikan atau restoran sushi di Jepang dengan ukuran yang lebih besar dari biasanya.

Selain memiliki rasa yang nikmat, menyantap ikan Tai saat musim semi dianggap dapat membawa keberuntungan dan hal-hal baik di sepanjang tahun, lho!

7. Ikanago

Ikanago/ Foto: Fukuya.ca

Masyarakat Jepang, khususnya yang tinggal di Perfektur Hyogo, sangat menyukai berbagai olahan dari ikanago. Ikanago merupakan belut pasir yang berukuran sangat kecil mirip seperti ikan teri.

Salah satu sajiannya yang populer adalah ikanago no kugini. Makanan ini terbuat dari ikanago yang dibumbui sejumlah bahan seperti kecap, gula, mirin dan jahe, lalu dimasak hingga menyatu seperti karamel.

Untuk penyajiannya, orang Jepang memiliki dua cara berbeda, yaitu dijadikan camilan pendamping alkohol atau diletakkan di atas nasi hangat sebagai lauk yang pastinya enak!

8. Kerang Asari

Kerang asari/ Foto: Pinterest.com/justonecookbook

Bukan hanya kudapan manis saja yang menjadi makanan favorit saat musim semi di Jepang. Melainkan ada pula hidangan seafood lezat, salah satunya adalah kerang asari atau littleneck clams.

Selain rasanya yang nikmat, jenis kerang ini memiliki kandungan nutrisi yang begitu banyak, diantaranya tinggi protein, mineral, vitamin, dan omega-3. Maka tak heran, kerang ini banyak dicari masyarakat Jepang saat musim semi.

Penasaran ingin mencicipinya, Beauties bisa menemukan berbagai olahan kerang asari dengan mudah di sejumlah restoran dan izakaya. Biasanya kerap dijadikan campuran sup miso atau sup-sup tradisional khas Jepang lainnya, atau yang lebih menantang dengan mengukusnya dengan sake dan daun bawang.

9. Ume

Umeboshi/ Foto: Pinterest.com/justonecookbook

Meski musim semi di Jepang identik dengan bunga sakura, namun ada pula olahan bunga plum yang lezat. Ume atau bunga plum rupanya juga menandakan hadirnya musim semi di Negeri Sakura ini. Selain keindahan bunganya saat bermekaran, buahnya juga bisa diolah menjadi beragam sajian yang mampu menggoyang lidah.

Beauties bisa mencoba olahan plum kering (umeboshi), selai plum, atau wine plum (umeshu) yang biasa dinikmati sambil melihat bunga sakura bermekaran dengan sangat cantik.

10. Nanohama

Nanohama/ Foto: Shun Gate

Selama musim semi, tepatnya pada Januari hingga Maret, tumbuhan hijau yang dikenal dengan nanohana atau canola flower bermekaran dengan sangat cantik di hampir semua wilayah Jepang. Bunga berwarna kuning cerah ini mampu membuat orang yang melihatnya terpesona dengan keindahannya.

Selain enak dilihat, bunga ini juga memiliki rasa yang lezat. Orang-orang sering kali mengolah nanohana dengan cara direbus atau digoreng, lalu diberi campuran minyak wijen sebagai pelengkapnya. 

11. Takikomi Gohan

Takikomi Gohan/ Foto: Pinterest.com/okonomikitchen

Sekilas tampilannya mirip seperti nasi goreng khas Indonesia. Takikomi Gohan merupakan salah satu jenis nasi campur khas Jepang yang biasa disantap saat musim semi. Orang Jepang biasa mengolah sayuran dan bahan-bahan makanan lainnya seperti kerang asari, kacang polong dan rebung, dengan mencampurkannya dengan nasi.  

Makanan sederhana ini merupakan cara untuk memanfaatkan hasil panen sayuran di musim semi, sehingga menjadi hidangan dengan cita rasa lezat yang wajib kamu coba.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di lumpkinsjail? Yuk gabung ke komunitas pembaca lumpkinsjail Lumpkinsjail.org. Caranya DAFTAR DI SINI!


(ria/ria)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *